################################################
#----------------------------------------------#
#| Modul Pengenalan Dasar Linux |#
#| Author
: Team Linux
|#
#| Website : lug.stikom.edu |#
#----------------------------------------------#
################################################
Sub pokok bahasan :
---------------------------------
2.
Gentleman, Start your engine !!!
- History
- Dll.
- ls
- more
- less
- cat
- touch
- cp
- mv
- rm
- mkdir
- rmdir
- Ping
- Finger
- Mail
- Mesg
-------------------------
Komputer terdiri dari tiga komponen; Hardware (monitor, cpu, semua
yang bisa dipegang), Brainware (orang, user, sapa aja yang punya kemampuan
memakai komputer) dan terakhir Software (sebagai perantara bagi Hardware dan
Brainware).
Software
bisa dibagi menjadi dua jenis:
1.a. Sistem Operasi
Yaitu program yang berfungsi mengendalikan
hardware; termasuk penjadwalan proses (jadi bisa ngetik sambil denger musik),
atau manajemen memori (jadi walaupun ngetik seribu karakter perdetik musiknya
gak putus-putus) sampai mengatur bagaimana hasil ketikan ditampilkan ke layar
atau disimpan ke disket dalam bentuk file. Sistem operasilah yang mengatur
interaksi antara user, program aplikasi dan hardware. Tapi pada dasarnya Sistem
Operasi (disingkat; SO, red.) merupakan aturan-aturan (dalam bentuk program)
bagaimana seharusnya suatu hardware bekerja, sehingga kemampuan hardware bisa
dimanfaatkan secara optimal.
1.b Program
Aplikasi
Nah kalo yang ini adalah semua software
yang dibuat dengan tujuan mengeksploitasi kemampuan komputer. Misalnya untuk
dengar musik, nonton VCD, sampe main games. Semua program aplikasi tidak dapat
berjalan sebelum ada SO yang dijalankan, karena program aplikasi tersebut
"berjalan di atas" sistem operasi.
Terdapat banyak macam Sistem Operasi. Contohnya antara lain, DOS,
Windows (dan keluarganya), ada Macintosh, dan sebuah keluarga besar bahagia
adalah sistem operasi UNIX. Sistem operasi ini ditelurkan di lab MIT, merupakan
sistem operasi pertama yang dibuat untuk jaringan. Pada perkembangannya, UNIX
banyak bermetamorfosa menjadi sistem operasi lain yang serupa, baik untuk mengerjakan
tugas yang berbeda maupun untuk memperoleh UNIX yang lebih ekonomis (UNIX asli
harganya mahal sekali, lho!).
Salah
satu jenis UNIX yang bersifat free adalah MINIX dibuat oleh Bapak Andrew
Tannenbaum. Sayangnya karena diterbitkan dalam edisi ekonomis, ternyata banyak
kemampuan UNIX asli yang dikebiri. Karena itulah, seorang idealis muda, seorang
mahasiswa dari Universitas Helsinki, Findlandia, bercita-cita untuk membuat
sebuah sistem operasi murah yang lebih handal dari MINIX.
Anak
muda itu, Linus Torvalds, membuat sistem operasi baru yang kemudian dikerjakan
secara gotong royong oleh banyak hacker dan programmer di seluruh dunia melalui
jaringan internet.
Kerja
sama apik ini bisa terjadi karena Linus sendiri membuka source code SO
ciptaannya tersebut, sehingga banyak orang bisa memperbaiki kekurangannya serta
menambahkan banyak fasilitas baru, inilah yang disebut open source.
Sistem
operasi yang terus berkembang ini mulanya dinamakan FREAX, tapi setelah
diprotes akhirnya dipakailah nama baru: LINUX!
2. Gentleman,
Start your engine !!!
--------------------------------
Okay,
cukup dengan cerita sebelum tidur. Yang udah tidur harap bangun, karena kita
akan mulai melesat. Pelajaran dimulai dari:
2.a. Login &
Logout
Komputer yang diinstal Linux (biasa disebut Linux Box) bisa
digunakan oleh banyak orang sekaligus (kemampuan ini disebut Multiuser). Untuk
membedakan satu orang dengan orang lain, tiap orang yang menggunakan Linux Box
akan diberi nama yang unik dan password. Sehingga setiap kali user akan memakai
Linux Box, user akan ditanyakan nama user dan passwordnya, kira-kira
tampilannya seperti dibawah ini:
Welcome to Linux 2.4.5
lug login: <diisi nama user, terus
tekan enter>
password: <isi passwordnya, jangan lupa
enter lagi>
Proses
di atas, disebut proses logging in (atau biasa disebut dengan login).
Setelah
proses login berhasil, akan muncul prompt, yang menandakan komputer siap
menerima perintah, bentuk prompt yang umum adalah tanda dollar ($);
user@lug:~$ <siap diisi perintah,
lalu tekan enter saja>
Perintah pertama yang akan dicoba adalah mengganti password dengan
menggunakan perintah "passwd" (tanpa tanda petik). Oh iya... jangan
lupa kalo di Linux (dan saudara-saudara UNIX lain), semua perintah bersifat
case sensitive (It means --> SIZE DOES MATTER!). Jadi huruf besar sama kecil
dibedain, sehingga perintah "passwd" beda dengan perintah
"PASSWD", "PASSwd", "PassWd", dan kombinasi
seterusnya silahkan coba masing-masing.
Kembali
ke topik, ketikkan perintah "passwd"
user@lug:~$ passwd <enter>
Changing password for user
Old password: <masukkan password lama,
enter>
Enter the new password (minimum of 5,
maximum of 127 characters)
Please use a combination of upper and
lower case letters and numbers.
New password: <isi password baru,
enter>
Re-enter new password: <ulangi lagi
password baru, enter>
Password changed.
user@lug:~$
Untuk mengakhiri sesi login dikenal dengan istilah logout,
perintah yang dipakai untuk keluar dari sistem (Linux Box) adalah
"logout" atau "exit".
2.b Tentang shell:
------------------
Sebelum bekerja dengan linux ada beberapa ketentuan atau istilah
yang harus dimengerti.
Selama
bekerja dengan linux, user akan berinteraksi dengan program yang dinamakan
shell. Shell sendiri adalah program yang berfungsi menterjemahkan setiap
perintah yang diketik user. Setiap perintah ang diinputkan diakhiri dengan
menekan enter (Hapalin tuh..!). Jika perintah yang diketikkan sudah benar /
valid maka shell akan mengarahkan sistem agar mengerjakan perinah tersebut.
Sebaliknya jika perintah yang diketikkan tidak benar maka shell akan
menampilkan pesan kesalahan (baca; error message ) dan kemudian shell akan
memberikan kesempatan lain untuk mengetikkan perintah yang benar.
Dialog
mengetikkan perinntah dan memperoleh respon diatas akan terus berlanjut sampai
user logout.
Skema
hubungan antara user, shell, dan sistem bisa digambarkan sebagai berikut.
+------------------+
| |
| User |
| |
+------------------+
| |
| Shell or command |
|
Program |
| |
+------------------+
| |
|
Kernel program |
| |
+------------------+
| |
| |
|
Hardware |
| |
+------------------+
2.b.1 Jenis-jenis
shell :
-------------------------
Shell itu ada bermacam-macam dan shell yang bisa dipakai di Linux
adalah :
-
Bash
shell (sh)
-
C
shell (csh)
-
Korn
shell
-
Bourne
shell
-
Dan
yang lainnya yang tidak dapat disebutkn satu-persatu disini..
Pada kesempatan kali ini shell yang akan dibahas adalah shell yang
paling populer di Linux adalah Bash shell (sh).
- Bash
(Bourne again shell) : Merupakan keturunan dari Bourne shell, memiliki daya
tarik seperti pengeditan perintah, command completion dan pemanggilan ulang
perintah yang telah diketik.
2.b.2 Fasilitas
shell
---------------------
Dengan bash, suatu perintah dapat diedit dengan menggunakan
perintah tombol kiri atau kanan pada keyboard. Setelah selesai mengedit tekan
enter untuk menjalankan perintah.
Fasilitas ini memungkinkan user mengetik beberapa karakter dari
perintah program dan memerintah bash untuk melengkapinya. Misalnya untuk
perintah passwd, cukup ketikkan pass lalu tekan tombol <TAB> maka bash
akan menebak perintah itu. Jika ternyata ada perintah lain yang memiliki 3 huruf
sama dengan pass maka bash akan membunyikan beep, tekan <TAB> sekali lagi
untuk menampilkan perintah yang mirip tersebut.
- History
Dengan bash, perintah yang diketikkan sebelumnya dapat ditampilkan
dengan meneken panah atas atau panah bawah, setelah menemukan perintah yang
diinginkan lalu tekan enter.
2.c Perintah dasar
------------------
- ls
Perintah ls ( kependekan dari list ) merupakan perintah untuk
menampilkan isi suatu direktori. Ada beberapa metode dalam penggunan perintah
ls, misalnya :
user@lug:~$ ls
Metoda ini akan menampilkan isi dari direktori tempat user
mengetikkan perintah ls (disebut dengan istilah current working directory atau
working directory ).
user@lug:~$ ls /home/nama_user
Metoda ini akan menampilkan isi direktory nama_user walaupun si
user sendiri tidak berada di direktori nama_user.
Selain
itu perintah ls sendiri memiliki banyak option, diantaranya adalah :
-a Menampilkan
semua file atau direktori yang bersifat hidden ( tersembunyi ) atau file dan
direktori yang memiliki awalan tanda titik (.).
-f Menapilkan file atau direktori tanpa
proses sortir
-F Akan
menampilkan tanda slash (/) untuk direktori, tanda asterix (*) untuk file yang
executeable (yang bisa dijalankan, tanda add (@) untuk file symbolic link,
tanda sama dengan (=) untuk socket, tanda persen (%) untuk whiteout, dan
vertical bar(|) untuk FIFO.
-l Untuk
menampilkan dile dan direktori dalam tampilan lengkap yaitu terdiri dari nama
file, ukuran, tanggal di modifikasi, pemilik, group, dan mode atau atributnya.
-R Jika
terdapat direktori di dalam direktori tersebut maka isi direktori akan
ditampilkan juga.
Contoh
penggunaan perintah ls adalah : user@lug~$ ls -la /home
- more
Perintah ini dapat anda gunakan untuk melihat isi file, teks
dengan layar perlayar. Artinya jika file yang anda tampilkan ukurannya lebih
besar dari monitor user maka more akan menghentikan tampilannya pada saat isi
file sudah mencapai satu layar. User dapat melanjutkan ke tampilan berikutnya
dengan menekan <space bar> atau <enter> dan untuk keluar dari
tampilan more adalah menekan tombol <q>.
user@lug:~$ more /etc/profile
# /etc/profile: This file contains
system-wide defaults used by
# all Bourne (and related) shells.
# Set the values for some environment
variables:
export MINICOM="-c on"
export
MANPATH=/usr/local/man:/usr/man:/usr/X11R6/man
export HOSTNAME="`cat
/etc/HOSTNAME`"
export LESSOPEN="|lesspipe.sh
%s"
export LESS="-M"
export MOZILLA_HOME=/usr/lib/netscape
# Bikin alias
alias spiker='modprobe sb io=0x220
irq=5 dma=3 dma16=5 mpu_io=0x300'
# Set the default system $PATH:
PATH="/usr/local/bin:/usr/bin:/bin:/usr/X11R6/bin:/usr/games"
# For root users, ensure that
/usr/local/sbin, /usr/sbin, and /sbin are in
# the $PATH. Some means of
connection don't add these by default (sshd comes
# to mind).
if [ "`id -u`" =
"0" ]; then
echo $PATH | grep /usr/local/sbin 1> /dev/null 2> /dev/null
if [ ! $? = 0 ]; then
PATH=/usr/local/sbin:/usr/sbin:/sbin:$PATH
fi
fi
---More---(25%)
Indikator (25%) di baris paling bawah manandai posisi (dalam
persen dari seluruh isi file yang sediang ditampilkan.
- less
Perintah
more sebenarnya sudah cukup membantu, namun seringkali informasi yang
dibutuhkan berada dihalaman yang sudah lewat. Dengan more, apa yang sudah
berlalu-berlalulah (kayak pelajaran sejarah). Untuk fungsi seperti ini
digunakan perintah less. Penggunaan less sama seperti menggunakan more.
- cat
Cat merupakan kependekan dari "concatenate", fungsi
sebenernya adalah untuk menggabungkan beberapa file teks menjadi satu. Tapi di
dunia Linux yang penuh dengan user kreatif, perintah cat bisa digunakan untuk
banyak fungsi.
Perintah
ini lebih banyak digunakan untuk membaca isi file, seperti less atau more,
namun cat akan menampilkan keseluruhan isi file tanpa stop sedikit pun walaupun
sudah penuh satu layar.
user@lug:~$ cat /etc/profile
Cat juga bisa digunakan untuk membuat file teks, menggunakan
sedikit trik yang akan dipelajari nanti, berikut bocorannya:
user@lug:~$ cat > MyFile.oye
Roses are Red
Violets are Blue
Sugar is Sweet
And so are You
^D
- touch
Perintah ini digunakan untuk mengubah timestamp pada suatu file.
Bisa digunakan untuk mengaburkan waktu akses suatu file. Jika file yang mau
disentuh (di-touch, red.) tidak ada, maka touch akan membuat file kosong sesuai
nama yang dimaksud.
user@lug:~$ ls
MyFile.oye
user@lug:~$ touch MyFile.doc
user@lug:~$ ls
MyFile.oye MyFile.doc
Option yang bisa dipakai untuk perintah touch ini banyak sekali,
yang dengan senang hati akan dijelaskan oleh manualnya.
- cp
Digunakan untuk menyalin file. Penggunaan cp yang umum untuk
menyalin file dari satu tempat ke tempat lain, contoh:
user@lug:~$ cp MyFile.oye /tmp
Perintah ini akan menyalin file MyFile.oye yang ada di direktori
sekarang ke direktori /tmp.
Banyak user lebih suka timestamp selama proses penyalinan tidak
berubah, seperti pada contoh:
user@lug:~$ cp -a MyFile.oye /tmp
Option
-a untuk memastikan bahwa timestamp MyFile.oye salinan tidak berubah.
Atau untuk menyalin sebuah direktori beserta semua anak-anaknya
(subdirektori, jack!):
user@lug:~$ cp -R /disket /tmp
- mv
Jika cp dipakai untuk menyalin file, sedikit berbeda, mv berfungsi
untuk memindahkan file.
Berikut
contoh penggunaan perintah mv yang umum:
user@lug:~$ mv MyFile.doc /tmp
Maka
file MyFile.doc sekerang berada di /tmp. Di direktori sekarang sudah tida ada.
Yang
keren, perintah ini bisa dipakai untuk ngerubah nama file. Coba:
user@lug:~$ mv MyFile.oye FileKu.oye
Dua
fungsi di atas juga bisa diterapkan pada direktori.
- rm
Dipakai
untuk menghapus file atau direktori. Perintah rm bisa jadi sangat berbahaya,
tidak seperti DOS atau Windows (yang tidak aman itu), di Linux sekali file
dihapus maka tidak ada jalan untuk mengintip isinya kembali. Untuk menghapus
sebuah file, tuliskan nama filenya sesudah perintah rm.
user@lug:~$ rm fileku.oye
rm: cannot remove 'fileku.oye': No such
file or directory
user@lug:~$ rm FileKu.oye
- mkdir
Perintah
mkdir berfungsi untuk membuat direktori baru. Contoh berikut akan membuat
direktori Lug di direktori sekarang:
user@lug:~$ mkdir Lug
bisa
juga dengan menyebutkan pathnya (soal ini dibahas sebentar lagi, sabar!).
user@lug:~$ mkdir /home/user/Lug
Contoh di atas tidak akan berhasil bila direktori /home/user tidak
ada. mkdir bisa membuatkan direktori parent-nya (/home/user) menggunakan option -p, kemudian membuat
direktori Lug. Lengkapnya:
user@lug:~$ mkdir -p /home/user/Lug
- rmdir
Bisa membuat, harus bisa menghapus. Perintah inilah yang digunakan
untuk menghapus direktori dari filesystem. Sebelum bisa dihapus, direktori
harus kosong terlebih dahulu. Selamat mencoba!
Banyak sekali direktori, jadi gimana cara pindah dari satu
direktori ke direktori lain?
Gunakanlah
perintah cd (change directory, bukan yang lain), untuk masuk ke direktori Lug
yang dibuat tadi (eh! Belum diapus khan?):
user@lug:~$ cd lug
sh: cd: lug: No such file or directory
oops,
sorry salah, Lnya besar ya? Coba lagi:
user@lug:~$ cd Lug
user@lug:~/Lug$
Nah sekarang user sudah berada di direktori Lug. Tapi untuk
meyakinkan bahwa user benar-benar berada di direktori Lug, gunakan perintah pwd
(print working directory, Dab!).
user@lug:~$ pwd
/home/user/Lug
Perintah ini berfungsi untuk memberitahu lokasi tempat user berada
sekarang (dikenal dengan nama keren, working directory, kadang-kadang kaum
nasionalis menyebutnya sebagai direktori kerja :).
******************************************************************************
WARNING! KONSEP INI TERMASUK SULIT DIPAHAMI, JANGAN SUNGKAN BERTANYA, *
* KEEP
ASKING, DUDE! *
*****************************************************************************
Ekstensi yang umum digunakan
diantaranya:
.pas =
program PASCAL
.cbl =
program COBOL
.c =
program C
.dat =
file data
.bas =
program BASIC
.rpm =
file RedHat Package Manager
.java =
program JAVA
Seluruh informasi yang tersimpan dalam UNIX, berada dalam struktur
file sistem. Setiap kali user berinteraksi dengan shell UNIX, shell akan selalu
tau bahwa user berada dalam suatu tempat di struktur filesystem. Istilah
"berada" disini berarti ada dalam suatu lokasi direktori yang
merupakan bagian dari filesystem. Seperti disinggung sebelumnya, direktori ini
biasa disebut dengan current working directory (or working directory, for
short!).
Filesystem
UNIX berbentuk hirarki yang menyerupai struktur tree (pohon yang dibalik,
akarnya ada di atas, cabangnya ada di bawah). Struktur ini bertumpu pada sebuah
tempat yang disebut root (biasa diwakili oleh karakter slash, "/").
Segala sesuatu yang ada pada struktur filesystem UNIX hanya dapat berupa file
atau direktori. Direktori mirip dengan sebuah map yang berisi file maupun
direktori lainnya. Dan direktori yang berada dalam direktori lain disebut child
(disebut juga sub direktori) dari dari direktori di atasnya (direktori parent).
Direktori dalam struktur filesystem dapat memiliki banyak child tapi hanya bisa
memiliki satu parent.
Sebuah
file dapat menyimpan informasi namun tidak dapat mengandung file lain maupun
direktori lain.
_
+/ \__+
| / |
+_____+
____________________/\_________________________
| | | | |
+/ \__+ +/ \__+ +/ \__+ +/ \__+ +/ \__+
|/bin | |/home| |/etc | |/usr | |/dst.|
+_____+ +_____+ +_____+ +_____+ +_____+
________|________
| |
+/ \__+ +/ \__+
|user | | tim |
+_____+ +_____+
|
+/ \__+
|Lug |
+_____+
Untuk menyatakan suatu lokasi tertentu pada hirarki struktur
filesystem, dikenal apa yang disebut path atau arah. Path disini bisa diartikan
bagimana user bisa mencapai suatu file atau direktori. Setiap direktori yang
dilalui pada path, dipisahkan dengan sebuah tanda / (garis miring) Ada 2 jenis path yaitu :
-
Absolute path
Yaitu bila suatu lokasi didefinisikan mulai
titik awal root (/)
-
Relatve path
Yaitu jika suatu lokasi didefinisikan mulai
dari current working directory.
Untuk
keperluan relative path dikenal beberapa notasi untuk jalan pintas, yaitu :
a.
"." untuk menyatakan current working directory .
b.
".." untuk menyatakan direktori tepat yang berada di atasnya.
c.
"~" untuk menyatakan home direktori
Home
direktori adalah direkori yang akan dituju setelah user melakukan login.
---------------------
Pada UNIX dan Linux, hasil keluaran suatu proses program dapat
dijadikan sebagai input pada proses lainnya, untuk keperluan ini digunakan
karakter pipeline, |. Misalnya, jika user menampilkan isi file /etc/profile
dengan perintah cat, maka tampilannya akan sangat banyak dan user tidak akan
sempat membaca bagian atas file, ini bisa diakali dengan menambakan pipeline
dan perintah more, yang dapat digunakan untuk menampilkan suatu layar per
layar.
user@lug:~$ cat /etc/passwd | more
Ya...
ya... perintah di atas sama hasilnya dengan,
user@lug:~$ more /etc/passwd
Bukankah
banyak jalan menuju Roma?
Filter digunakan untuk menyaring hasil dari proses dari suatu
program, hal ini dimungkinkan dengan menggunakan pipeline. Ada bermacam-macam
perintah filter, e.g; grep, sort, wc, cut, uniq. Pada kesempatan ini hanya akan
dibahas grep.
---------------
Perintah grep digunakan untuk menyaring masukannya dan menampilkan
baris-baris yang mengandung kriteria yang ditentukan. Untuk menggunakan filter
secara efektif, perlu dipelajari Regular Expression (RegEx). RegEx adalah cara
untuk menentukan sebuah pola karakter untuk pencarian dan pemfilteran, ada
beberapa karakter RegEx, yaitu:
----------------
-----------------------------------------------------------------
Karakter Arti
-----------------------------------------------------------------
. cocok
dengan sembarang satu karakter
* cocok dengan sembarang lebih dari satu
karakter
^ cocok dengan awal baris
$ cocok dengan akhir baris
\< cocok dengan awal kata
\> cocok dengan akhir kata
[ ] cocok dengan salah satu karakter yang
terdapat
di
dalam kurung siku
[^ ] cocok
dengan salah satu karakter yang tidak
terdapat
di dalam kurung siku
\ karakter selanjutnya akan dianggap literal
-----------------------------------------------------------------
Salah satu penggunaan dari karakter RegEx adalah:
"
Carilah kata dalam bahasa inggris yang mengandung huruf a, i, u dengan urutan
seperti itu. Huruf-huruf itu harus saling berdempetan, tetapi urutannya harus
seperti itu"
user@lug:~$ grep 'a[a-z]*i[a-z]*u[a-z]' /usr/dict/words
adventure
--------------
Di dalam dunia UNIX terdapat istilah standard input, standard
output dan standard error.
Standard
input adalah masukkan/input yang standar dari suatu perintah, biasanya adalah
keyboard.
Standard
output adalah keluaran/output standar dari suatu perintah, biasanya ke monitor.
Standard
error adalah keluaran/output standar pada program jika terjadi error. Keluaran
ini berupa pesan-pesan kesalahan yang berguna bagi pembuat program atau orang
lain yang membutuhkannya.
Di
dalam dunia UNIX pula, user bisa membelokkan ketiga standar di atas ke tujuan
lain dengan teknik yang disebut redirection. Dikenal dua jenis pembelokan
perintah (redirection, red.), yaitu menggunakan simbol > dan <.
Sebagai contoh, untuk menampilkan isi direktori lalu menyimpan
hasilnya di file data.txt, dengan perintah:
user@lug:~$ ls -l /home > data.txt
Sedangkan untuk membelokkan standard input bukan dari keyboard,
melainkan dari file, lihat contoh:
user@lug:~$ sort < data.txt
Sehingga proses sort(ing) akan menampilkan isi data.txt yang sudah
disortir ke layar. Untuk menyimpan hasil sortingnya ke file hasil.txt:
user@lug:~$ sort < data.txt >
hasil.txt
- Izin Akses File dan Direktori
-------------------------------
Kelompok yang dapat mengakses suatu file/direktori dibagi tiga,
yaitu:
1. user (kadang disebut juga owner, orang yang membuat
file/direktori bersangkutan).
2. group (user lain tapi masih satu kelompok dengan owner).
3. other (user selain dua yang disebutkan di atas).
Coba
lihat izin akses file FileKu.oye tadi di atas:
user@lug:~$ ls -l
-rw-r--r-- 1 user users 60 Sep 13 15:37 FileKu.oye
- Kolom
pertama adalah mode file. Terdiri dari 10 digit;
Digit
pertama adalah jenis file, berikut macamnya:
=====================================
Karakter Arti
=====================================
- File
biasa
d Direktori
l Symbolic
Link
b Blcok
Special File
c Character
Special File
s Socket
Link
p FIFO
=====================================
Sembilan digit berikutnya adalah hak akses (terdiri dari user,
group, other). Hak akses dibedakan menjadi tiga; (r)ead, (w)rite, e(x)ecute.
Seperti
contoh :
user@lug:~$ ls -l
-rw-r--r-- 1 user users 60 Sep 13 15:37 FileKu.oye
- Kolom
kedua menunjukkan jumlah link untuk file tersebut.
- Kolom
ketiga menunjukkan pemilik file.
- Kolom
empat menunjukkan group.
- Kolom
kelima menunjukkan besar file.
- Tiga
kolom berikutnya adalah timestamp.
-
Terakhir adalah nama file.
---------------------------
Sebuah jaringan terdiri dari lebih dua komputer yang terhubung
bersama. Bisa mulai jaringan kecil seperti di warnet hingga jaringan besar
seperti internet. Untuk dapat berhubungan dengan user lain dalam jaringan,
perlu dikenal beberapa perintah jaringan dasar.
- ping
Perintah ini akan mengirim suatu data yang disebut paket ICMP
ECHO_REQUEST ke suatu komputer untuk melihat apakah komputer tersebut
tersambung ke jaringan. Jika komputer yang diping sambung ke jaringan maka ia
akan mengirim paket balasan yang disebut ICMP ECHO_RESPONSE.
Kebalikannya,
ping justru bisa digunakan untuk mencoba apakah komputer yang sedang dipakai
terhubung ke jaringan. Contoh:
user@lug:~$ ping -c 2 lug.stikom.edu
PING lug.stikom.edu (202.155.19.6): 56
octets data
64 octets from 202.155.19.6: icmp_seq=0
ttl=255 time=0.7 ms
64 octets from 202.155.19.6: icmp_seq=1
ttl=255 time=0.5 ms
--- darkstar.net ping statistics ---
2 packets transmitted, 2 packets received,
0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0.5/0.6/0.7 ms
- finger
Jika perintah ini digunakan tanpa tambahan argumen maka akan
menampilkan siapa saja yang sedang login. Contoh:
user@lug:~$ finger
Login
Name Tty Idle
Login Time Office Office Phone
bigD
Daud pts/0 Sep 13 03:56 (block.net)
tim
Tim linux pts/1 Sep 13 13:08 (lug.stikom
.edu)
dexno
DexnO pts/2 Sep 13 13:08 (freeshell
.org)
user tty1 Sep 13 15:00
Jika perintah finger ditambahkan dengan nama user dibelakangnya
maka akan ditampilkan informasi lengkap tentang user tersebut. Untuk yang belum
mengisi informasi user, isilah dengan menggunakan perintah chfn.
- mail
Merupakan sebuah program yang paling populer dan menjadi program
standar di Linux untuk mengirimkan pesan elektronik atau kita kenal dengan
e-mail.
Penggunaan-nya
sangatlah mudah adalah dengan mengetikkan perintah mail <alamat_email/nama
user>. Jika user menambahkan perintah mail dengan nama user, maka email akan
dikirim ke alamat local di komputer kita.
user@lug :~$ mail dexno <nama user di
mesin local> atau
user@lug :~$ mail tim@lug.stikom.edu <
untuk mengirimkan ke alamat email di luar>
Selain
program mail, terdapat juga program email client populer yang lain yaitu pine.
- mesg
Jika
sesama user ingin agar bisa saling berkomunikasi, maka sebelum user ingin
berkomunikasi maka terlebih dahulu harus berada dalam keadaan siap baik untuk
mengirim ataupun menerima pesan. Untuk memastikan bahwa bahwa sudah dalam
keadaan siap, kita bisa mengetikkan perintah mesg
user@lug :~$ mesg
is n
Nah..,
jika timbul pesan ini maka si user belum siap untuk saling berkirim pesan.
Untuk mengaktifkannya maka tambahkan perintah mesg dengan option 'y', menjadi
user@lug :~$ mesg y
user@lug :~$
Untuk
mastikan kita bisa ketikkan lagi perintah mesg.
Setelah selesai memastikan bahwa si user siap untuk saling
berkirim pesan, sekarang adalah waktunya untuk berkirim-kirim pesan ria..!.
Kita bisa menggunakan dua pilihan/cara untuk bisa saling berkirim2 pesan. Yaitu
dengan menggunakan perintah write atau talk. Caranya adalah :
user@lug :~$ write <nama user yang
sedang login>
<Ketikkan pesan disini dan akhiri
dengan menekan tombol CTRL+d>
atau klo menggunakan perintah talk adalah
:
user@lug :~$ talk <nama user yang
sedang online>
Perlu
diperhatikan bahwa lawan bicara kita juga harus sudah siap untuk menerima dan
mengirim pesan, maka dari itu kita harus pastikan juga bahwa user lain juga
sudah siap dengan menetikkan perintah finger. Jika terdapat karakter (*) maka
user tidak akan bisa berkirim-kirim pesan.
-----------------------------
3.a ???????????????????????????
?? WHERE TO GO
FROM HERE ??
???????????????????????????
That's all folks, if you need any help from here, you have 3
choices :
1. Open the online manual (type "man something")
2. The old RTFM (Read The Fine Manual), you can start from : /usr/doc/Linux-HOWTOs and
/usr/doc/Linux-Mini-HOWTOs (Slackware)
3. Join us by subscribing our mailing list :
milis-linux-subscribe@lug.stikom.edu, then simply send your question to
milis-linux@lug.stikom.edu.
Daftar Pustaka :
1.
Seri
penuntun praktis Linux Redhat.
(Onno W Purbo & Akhmad Daniel Sembiring
PT Elex Media Komputindo,
Jakarta 2000)
2.
A
user guide to the Unix System.
(Rebecca Thomas, PhdD & Jean Yates
Osborne Mc Graw-Hill Berkeley, California,
1995)
3.
Slackware
Linux Essentials The official Guide To Slackware Linux
(David Cantrell, Logan Jhonson, Chris Lumens www.slackware.org)
Status
dokumen : Selesai.